Tugas
hadist Tarbawi
Budi
Prasetiyo
TENTANG SURAT
AL-MUJADALLAH AYAT 11
1. Surat
Al-Mujadallah ayat 11 juz 28.

Artinya :Hai
orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam
majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu.
Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya
Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang
yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa
yang kamu kerjakan
Diriwayatkan
oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Muqatil bahwa ayat ini (al-Mujadalah:
11) turun pada hari Jum’at, di saat pahlawan-pahlawan Badar datang ke tempat
pertemuan yang penuh sesak. Orang-orang pada tidak mau memberi tempat kepada
yang baru datang itu, sehingga mereka terpaksa berdiri. Rasulullah menyuruh
berdiri orang-orang itu (yang lebih dulu duduk), sedang tamu-tamu itu (para
pahlawan Badar) disuruh duduk di tempat mereka. Orang-orang yang disuruh pindah
tempat merasa tersinggung perasaannya. Ayat ini (al-Mujadalah: 11) turun
sebagai perintah kepada kaum Mukminin untuk menaati perintah Rasulullah dan
memberikan kesempatan duduk kepada sesama Mukminin.
Ayat ini merupakan pemberian adab dari Allah Subhaanahu wa Ta'aala
kepada hamba-hamba-Nya yang mukmin, yaitu apabila mereka berkumpul dalam suatu
majlis dan sebagian mereka atau sebagian orang yang datang butuh diberikan
tempat duduk agar diberikan kelapangan untuknya. Hal itu, tidaklah merugikan
orang yang duduk sedikit pun sehingga tercapai maksud saudaranya tanpa ada
kerugian yang diterimanya. Dan balasan disesuaikan dengan jenis amalan, barang
siapa yang melapangkan, maka Allah Subhaanahu wa Ta'aala akan memberikan
kelapangan untuknya. Di surga.
Untuk shalat tahiyyatul masjid, atau untuk melakukan
kebaikan lainnya atau karena kebutuhan yang muncul. Agar terwujud maslahat itu,
karena berdiri dalam hal seperti ini termasuk ilmu dan iman, dan Allah
Subhaanahu wa Ta'aala akan meninggikan orang-orang yang berilmu dan beriman
dengan beberapa derajat sesuai yang Allah berikan kepadanya berupa ilmu dan
iman. Di surga.
Oleh karena itu, Dia akan membalas setiap orang yang
beramal dengan amalnya, jika baik maka akan dibalas dengan kebaikan dan jika
buruk, maka akan dibalas dengan keburukan
2. Hadist
yang menguatkan ayat
Imam ahmad dan imam
syafii mengatakan telah menceritakan kepada kami sufyan, dati Ayyub, dari
Nafi’, dari Ibnu Umar, bahwa Rasullulah Saw. Pernah bersabda : janganlah seseorang menyuruh berdiri orang
lain dari majlisnya, lalu ia duduk menggan tikannya, teta[i lapangkanlah dan
luaskanlah tempat duduk kalian.
Imam
Bukhari dan imam muslim mengetengahkan hadis ini melalui Nafi’ dengan sanad
yang sama
Imam syafii mengatakan,
telah menceritakan kepada kami Abdul Majid, dari ibnu Juraij yang mengatakan
bahwa sulaiman ibnu musa telah meriwayatkan dari jabir ibnu Abdullah, bahwa
Rasullulah Saw. Telah bersabda: kangan
sekali-sekali seseorang di antara kamu mengusir saudaranya ( dari tempat
duduknya) dai hari jumat, tetapi hendaklah ia mengatakan, “ lapangkanlah tempat
duduk kalian”
hadist
ini dengan syarat kitab sunan, tetati mereka tidak mengetengahkannya.

Imam
Ahmad mengatakan, telah menceritakan kepada kami Abdul Malik ibnu Umar dan
telah menceritakan kepada kami Falih, dari Ayyub, dari Abdur Rahman ibnu
Sa'sa'ah, dari Ya'qub ibnu Abu Ya'qub, dari Abu Hurairah, dari Nabi Saw. yang
telah bersabda: Janganlah seseorang mengusir saudaranya dari tempat
duduknya, kemudian ia duduk di tempatnya, tetapi (katakanlah), "Berlapang-lapanglah
kalian, semoga Allah memberikan kelapangan bagi kalian.”

Imam
Ahmad telah meriwayatkannya pula dari Syuraih ibnu Yunus dan Yunus ibnu
Muhammad Al-Mu'addib, dari Falih dengan sanad yang sama, sedangkan teksnya
berbunyi seperti berikut: Janganlah seseorang mengusir orang lain dari
tempat duduknya, tetapi (hendaklah ia mengatakan), "Berlapang-lapanglah
kalian, semoga Allah memberikan kelapangan bagi kalian.” "
Tidak ada komentar:
Posting Komentar