POLA HIDUP SEDERHANA
DAN PERINTAH MENYANTUNI
PARA DHUAFA
Tugas ini di susun guna memenuhi tugas
mata kuliah Studi Tafsir
Tarbawi
yang diampu oleh
K.
Abdullah Ma’sum, Alh, S.Pd.I

Disusun
oleh :
Alfian Rasyid
( 2015010050 )
PROGRAM
STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
FAKULTAS
ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN (FITK)
UNIVERSITAS
SAINS AL-QURAN (UNSIQ)
JAWA
TENGAH DI WONOSOBO
2017
POLA HIDUP SEDERHANA
DAN PERINTAH MENYANTUNI
PARA DHUAFA
A. Ayat yang
dikaji:
Surat Al-
Furqon:67
وَالَّذِيْنَ إِذَا أَنْفَقُوْا لَمْ
يُسْرِفُوْا وَلَمْ يَقْتُرُوْا وَكَانَ بَيْنَ ذَلِكَ قَوَامًا
Artinya:
Dan orang-orang yang apabila
membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan
adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian.
B. Ayat pendukung
وَكُلُوا
وَاشْرَبُوا وَلاَتُسْرِفُوا إِنَّهُ لاَيُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ
Dan makanmlah dan minumlah dan janagan berlebih-lebihan,.
Sesungguhnya Dia tidak mencintai orang yang berlebihan.
QS. Al-A’raf/7 : 30
مِنْ أَوْسَطِ مَا تُطْعِمُونَ أَهْلِيكُمْ
dari
kesedrhanaan apa yang engkau berikan makanan kepada keluargamu. QS.
Al-Maidah/6 : 89
QS.
Al-Isra/17 : 29
وَلاَتَجْعَلْ يَدَكَ
مَغْلُولَةً إِلَى عُنُقِكَ وَلاَتَبْسُطْهَا كُلَّ الْبَسْطِ فَتَقْعُدَ مَلُومًا
مَّحْسُورً
Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenngu pada lehermu dan
janganlah kamu terlalu mengulurkannya karena itu kamu menjadi tercela dan
menyesal. QS. Al-Isra/17
: 29
C. Hadist yang bersangkutan
عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ رَسُولَ
اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كُلُوا وَاشْرَبُوا
وَتَصَدَّقُوا وَالْبَسُوا غَيْرَ مَخِيلَةٍ وَلَا سَرَفٍ (أخرجه أحمد)
Artinya: Dari Amr bin Syu’aub dari
ayahnya dari kakeknya bahwa Rasulullah saw bersabda : “Makanlah, minumlah dan
berpakaianlah tanpa ada kesombongan dan berlebihan”. (HR. Ahmad)
آدَمِيٌّ
وِعَاءً شَرًّا مِنْ بَطْنٍ بِحَسْبِ ابْنِ آدَمَ أُكُلَاتٌ يُقِمْنَ صُلْبَهُ
فَإِنْ كَانَ لَا مَحَالَةَ فَثُلُثٌ لِطَعَامِهِ وَثُلُثٌ لِشَرَابِهِ وَثُلُثٌ
لِنَفَسِهِ (رواه الترمذي وابن ماجة وابن
حبان)
Anak Adam tidak memenuhi
suatu bejana yang lebih buruk dari pada perutnya. Cukuplah anak Adam makan beberapa suap yang dapat menegakkan
lambungnya. Jika dia harus makan, maka sepertiga untuk makanan, seperti untuk
minuman dan sepertiga untuk bernafas. (HR. Al-Turmudzi, Ibn Majah dan Ibn
Hibban).
عَنْ سَهْلٍ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ
عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَأَنَا وَكَافِلُ الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا
وَأَشَارَ بِالسَّبَّابَةِ وَالْوُسْطَى وَفَرَّجَ بَيْنَهُمَا شَيْئًا (أخرجه البخاري)
Dari Sahal berkata : Rasulullah saw bersabda :
“Saya dan penanggung jawab yatim di dalam surga seperti ini, beliau berisyarat
dengan jari telunjuk dan ari tengah dan
mengkosongkan antar keduanya”. (HR al-Bukhari)
وَأَنَا وَكَافِلُ
الْيَتِيمِ فِي الْجَنَّةِ هَكَذَا
Saya dan penanggung jawab yatim di dalam surga seperti ini.
عَنْ مُصْعَبِ بْنِ
سَعْدٍ قَالَ رَأَى سَعْدٌ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ لَهُ فَضْلًا عَلَى مَنْ
دُونَهُ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هَلْ تُنْصَرُونَ
وَتُرْزَقُونَ إِلَّا بِضُعَفَائِكُمْ (أخرجه البخاري)
Dari
Mush’ab bin Sa’ad berkata : Sa’ad
(bapaknya Mush’ab) melihat bahwa dirinya
mempunyai kelebihan terhadap yang lain, maka Nabi bersabda : “Kamu tidak
ditolong dan tidak diberi rizki melainkan dengan pertolongan orang-orang lemah
di antara kamu”. (HR. Al-Bukhari)
KESIMPULAN
Pola hidup sederhana adalah pola
hidup pertengahan antara
berlebih-lebihan dan terlalu hemat atau antara boros dan pelit. Pola hidup
sederhana adalah termasuk sifat terpuji yang dicintai dalam agama, karena ia
berada di tengah-tengah antara dua sifat yang ekstim. Pola hidup sederhana
berarti menggunakan harta benda yang dimiliki secara seimbang antara kebutuhan
individu dan kebutuhan keluarga, antara kebutuhan individu dan kebutuhan sosial.
Seseorang yang bersyukur kepada
Allah swt merasa bahagia ketika dapat menggunakan harta bendanya secara
seimbang dan sederhana tersebut. Harta yang diterima semata bukan hasil jerih
payah keringat sendiri, akan tetapi berkat bantuan dan pertolongan orang-orang
lemah. Menyantuni dhu’afa berarti membalas budi mereka yang telah mambantu
kusuksesan usahanya, minimal do’anya yang mustajab.
Maksud sederhana dalam makan minum tidak terlalu
kenyang atau berlebih-lebihan ketika makan dan minum. Maksud berlebihan dalam
makan minum adakalanya terlalu kenyang dan adakalanya terlalu enak-enak makanan dan minumannya.
Keduanya akan menimbulkan berbagai macam penyakit yang menganggu kesehatan
seseorang. Banyak
penyakit bersumber dari perut yang diisi segala macam makanan yang tidak
diperlukan. Sederhana dalam memberi makan terhadap keluarga, tidak boleh
terlalu kikir atau terlalu hemat. Memberi makan atau nafkah terhadap keluarga memang suatu kewajiban
tetapi juga harus dilihat dari kemampuan. Kesederhanaan dalam nafkah dan
memberi makan dilihat dari kemampuan dan kebutuhan. Kesederhanannya tidak
melebihi dari kemampuan dan tidak melebihi dari kebutuhan. Hadis yang diriwayatkan Ibnu Majah bahwa Ibnu
Abbas meriwayatkan ada seorang laki-laki yang memberi makan keluarganya berlebihan dan ada juga seorang laki-laki yang memberi makan keluarganya
terlalu sempit,
perintah makan, minum dan sedekah. Perintah makan
minum berarti membelanjakan harta untuk kepentingan sendiri sedang bersedekah
untuk kepentingan orang lain atau sosial. Posisinya berada di tengah antara
kepentingan peribadi dan kepentingan orang lain. Baik untuk kepentingan
peribadi maupun orang lain pembelanjaan
harta secara sederhana tidak terlalu murah
dan tidak terlalu pelit.
Terlalu
murah tidak mendidik terhadap keluarga dan berpengaruh buruk dalam
pendidikan keluarga seperti hidup
berpoya-poya, kenakalan, penyelewengan
dan lain-lain. Sedangkan terlalu
pelit menyebabkan permusuhan, putus asa, tamak dan minta-minta.
Kesederhanaan dalam
berpakaian berarti tidak berlebihan dalam berpakaian seperti terlalu mahal, terlalu halus, terlalu menyolok,
terlalu jelek, terlalu kasar dan seterusnya. Berpakaian yang terlalu bagus
tidak pada tempatnya akan menimbulkan kesombongan diri dan merendahkan orang lain kecuali jika yang bersangkutan ingin
menunjukkan syukur nikmat Allah. Sedangkan berpakaian terlalu kasar, terlalu
kurang dan terlalu jelek tidak menampakkan nikmat yang diberikan Allah,
dikhawatirkan kurang bersyukur. Demikian juga berpakaian yang terlalu longgar
atau terlalu ketat. Terlalu longgar jika tidak pada tempatnya pemborosan dan
yang terlalu ketat dan sempit, di
samping mengganggu kesehatan juga
mengundang nafsu biologis bagi lawan jenis.
perintah menyantuni dan memperhatikan kehidupan anak yatim. Anak yatim
adalah anak yang ditinggal meninggal dunia oleh bapaknya pada saat dia masih
kecil sebelum baligh. Betapa menderitanya seorang anak yatim yang sejak kecil ditinggal maninggal
bapaknya, padahal bapaknyalah yang menjadi tiang andalan kehidupan dalam suatu
rumah tangga. Bapaknyalah yang bekerja mencari sesuap nasi, bapaknyalah
yang berjuang mencari nafkah untuk
menghidupi anak dan keluarganya. Jika bapaknya meninggal dunia terlebih dahulu,
sementara anaknya masih kecil dan ibunya tidak bisa bekerja seperti bapaknya. Siapakah yang bertanggung jawab terhadap kehidupan anak
yatim ? Tidak lain adalah kaum muslimin semua.
Penanggung anak yatim bisa jadi ibunya sendiri yang merawat, mendidik
dan mencukupi kehidupannya. Atau saudaranya, seperti kakek, paman, bibik dan
lain-lain. Atau pengurus panti asuhan yatim, pengurus yayasan yatim dan
lain-lain. Mereka itu nanti akan masuk surga bersama Rasulillah saw. Ungkapan
di atas beliau sampaikan sambil berisyarat dua jari yakni jari telunjuk dan jari tengah. Artinya
Penanggung atau pengurus yatim bersama Nabi dalam surga seperti antara kedua jari tersebut.
Hidup manusia saling terkait antara satu dengan
lainnya, tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Manusia sejak lahir
di bumi sudah memerlukan bantuan orang lain sampai dia mati dikubur orang lain.
Seorang yang sukses baik dalam usaha dunia dan akhirat juga tidak terlepas dari
bantun orang lain baik secara langsung maupun tidak secara langsung, baik secara
pisik maupun non pisik seperti berdo’a. Tidak ada manusia yang sukses di dunia
ini tanpa bantuan orang lain.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar